McMTwin Jasa Web
Nasional / Politik

Tersangka Ke-5! Bos Vendor Motor Listrik MBG Ditangkap Kejagung — Pakai Siasat Akuisisi Perusahaan untuk Lolos Seleksi

📅 13 Juni 2026 🔄 Diperbarui 13 Juni 2026
Tersangka Ke-5! Bos Vendor Motor Listrik MBG Ditangkap Kejagung — Pakai Siasat Akuisisi Perusahaan untuk Lolos Seleksi

Datang sebagai saksi, pulang sebagai tersangka. Itulah yang terjadi pada Andri Mulyono, Komisaris PT Yasa Artha Trimanunggal (PT YAT), saat menjalani pemeriksaan di Gedung Bundar Kejaksaan Agung, Jakarta, pada Jumat, 12 Juni 2026. Penyidik Jaksa Agung Muda Bidang Tindak Pidana Khusus langsung menetapkannya sebagai tersangka ke-5 dalam skandal korupsi tata kelola Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Badan Gizi Nasional.

Kasusnya bukan sembarangan. Andri Mulyono diduga menjadi otak di balik manipulasi pengadaan 21.801 unit motor listrik merek Emmo senilai lebih dari Rp1 triliun — sebuah proyek yang dari awal sudah diwarnai oleh kejanggalan yang menganga: perusahaannya tidak memenuhi syarat sebagai vendor, tidak punya satu pun dealer aktif, tidak punya bengkel — tapi tetap memenangkan kontrak triliunan rupiah.

📌 Info Kasus: Penetapan Tersangka Andri Mulyono (AM) · Kasus Dugaan Korupsi Tata Kelola Program MBG di BGN 2025–2026 · Diumumkan oleh Dirdik Jampidsus Kejagung Syarief Sulaeman Nahdi · Gedung Bundar Kejaksaan Agung, Jakarta · Jumat, 12 Juni 2026

Andri Mulyono tersangka korupsi MBG motor listrik PT YAT Kejagung 2026
Andri Mulyono digiring petugas ke mobil tahanan Kejaksaan Agung usai ditetapkan sebagai tersangka ke-5 kasus korupsi MBG — ia datang sebagai saksi dan pulang sebagai tersangka

Pertemuan Awal: Presentasi Perusahaan di Kantor BGN

Cerita ini bermula pada awal 2025. Andri Mulyono, yang menjabat sebagai komisaris sekaligus pengendali PT YAT — perusahaan yang bergerak di bidang pengadaan barang dan logistik — mendatangi Kantor Badan Gizi Nasional untuk bertemu dengan mantan Wakil Kepala BGN, Lodewyk Pusung.

Tujuannya formal: mempresentasikan profil perusahaan dalam rangka mencari peluang proyek pengadaan barang di lingkungan BGN. Dari pertemuan itulah Andri Mulyono pertama kali mengetahui adanya rencana pengadaan besar-besaran sepeda motor listrik di BGN. Dan sejak saat itu, ia mulai bergerak — dengan cara yang menurut penyidik penuh dengan pelanggaran hukum.

"PT YAT belum memiliki dealer atau bengkel aktif serta tidak memenuhi persyaratan, dan proses pengadaan pada saat itu juga belum dimulai. Namun Saudara AM secara melawan hukum sejak Februari 2025 melakukan komunikasi aktif dengan PPK untuk menindaklanjuti rencana pengadaan tersebut."

— Syarief Sulaeman Nahdi, Direktur Penyidikan Jampidsus Kejagung, 12 Juni 2026

Motor listrik Emmo BGN MBG 21801 unit gudang korupsi pengadaan 2026
Ratusan motor listrik Emmo yang dibeli BGN kini menumpuk di gudang — pengadaan 21.801 unit senilai lebih dari Rp1 triliun ini menjadi inti dari skandal korupsi yang kini menjerat lima tersangka

Siasat Licik: Akuisisi Perusahaan Agar Lolos Kualifikasi

Inilah bagian yang paling mengungkap betapa terencana dan sistematis dugaan kejahatan ini. Ketika PT YAT diketahui tidak memenuhi syarat sebagai vendor pengadaan motor listrik — tidak punya dealer, tidak punya bengkel aktif, tidak memenuhi persyaratan teknis — Andri Mulyono tidak menyerah. Ia justru mencari jalan pintas yang lebih berbahaya.

Bersama seorang rekan berinisial AA, ia melakukan akuisisi perusahaan lain bernama PT ASE — semata-mata agar PT YAT tampak memenuhi kualifikasi yang disyaratkan dalam proses pengadaan. Sebuah manuver korporat yang menurut penyidik dilakukan semata untuk memanipulasi sistem seleksi vendor yang seharusnya menjadi garda terdepan pencegahan korupsi.

🔍 Modus Operandi Andri Mulyono

1

Pertemuan dengan pejabat BGN

Presentasi profil perusahaan ke Wakil Kepala BGN Lodewyk Pusung untuk mendapatkan informasi proyek

2

Komunikasi aktif secara melawan hukum

Lobi intensif dengan Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) sejak Februari 2025 — sebelum proses pengadaan resmi dimulai

3

Akuisisi PT ASE untuk memenuhi syarat

PT YAT yang tidak layak mengakuisisi perusahaan lain semata agar tampak memenuhi kualifikasi vendor

4

Manipulasi dokumen serah terima

Berita acara serah terima dimanipulasi seolah perakitan sudah selesai dan barang memenuhi spesifikasi

5

Mark up harga motor listrik

Harga dan spesifikasi motor listrik diduga tidak sesuai standar — namun BGN membayar lunas 100 persen

Dibayar Lunas Padahal Motor Belum Selesai Dirakit

Salah satu temuan paling mencengangkan dari penyidik Kejagung adalah soal pembayaran. BGN diduga membayar 100 persen nilai kontrak kepada PT YAT — berdasarkan berita acara serah terima yang telah dimanipulasi. Dokumen itu seolah-olah menunjukkan bahwa proses perakitan 21.801 unit motor listrik sudah selesai dan seluruh barang sudah memenuhi spesifikasi yang dipersyaratkan.

Kenyataannya? Penyidik menduga harga maupun spesifikasi motor listrik yang dikirimkan tidak sesuai dengan standar yang seharusnya dipenuhi. Pembayaran penuh untuk barang yang belum siap, dengan dokumen yang dipalsukan — itulah inti dari dugaan korupsi yang kini menjerat Andri Mulyono.

👥 5 Tersangka Korupsi MBG di BGN

Dadan Hindayana

Mantan Kepala Badan Gizi Nasional

Tersangka 1

Sony Sonjaya

Mantan Wakil Kepala BGN

Tersangka 2

Lodewyk Pusung

Mantan Wakil Kepala BGN

Tersangka 3

Asep Yusuf Somantri

Orang kepercayaan Sony Sonjaya

Tersangka 4

Andri Mulyono

Komisaris PT Yasa Artha Trimanunggal (YAT)

✦ Tersangka 5 — BARU
Kejaksaan Agung Gedung Bundar Jakarta konferensi pers tersangka korupsi MBG
Gedung Bundar Kejaksaan Agung menjadi saksi pengumuman tersangka ke-5 korupsi MBG — Dirdik Jampidsus Syarief Sulaeman Nahdi membeberkan kronologi lengkap siasat Andri Mulyono di hadapan awak media

Program Mulia yang Digerogoti dari Dalam

Program Makan Bergizi Gratis adalah salah satu program unggulan pemerintahan Presiden Prabowo Subianto yang dirancang untuk memastikan anak-anak sekolah mendapatkan asupan gizi yang layak setiap hari. Program yang mulia. Program yang menggunakan uang rakyat dalam jumlah besar. Dan program yang seharusnya menjadi warisan positif bagi generasi mendatang.

Kenyataannya, sejak penyidikan dimulai pada 29 Mei 2026, Kejagung sudah menetapkan lima tersangka — termasuk tiga mantan pimpinan puncak BGN. Skandal ini bukan hanya soal angka korupsi. Ini adalah pengkhianatan terhadap jutaan anak Indonesia yang seharusnya menjadi penerima manfaat sesungguhnya dari program tersebut.

Program Makan Bergizi Gratis MBG anak sekolah makan siang bergizi Indonesia
Program Makan Bergizi Gratis dirancang untuk memastikan jutaan anak Indonesia mendapat asupan gizi layak setiap hari — skandal korupsi ini adalah pengkhianatan nyata terhadap tujuan mulia tersebut

📌 Disclaimer: Artikel ini disusun berdasarkan keterangan resmi Dirdik Jampidsus Kejaksaan Agung pada konferensi pers 12 Juni 2026. Seluruh dugaan yang disebutkan adalah sangkaan dalam proses hukum yang masih berjalan. Andri Mulyono berhak atas praduga tak bersalah sesuai hukum yang berlaku.

💬 0 Komentar

💬
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!

Tulis Komentar

🔒 Email tidak akan ditampilkan. Komentar akan tampil setelah disetujui.

Artikel Terkait

McMTwin Jasa Web