Tanpa Yamal Pun Tetap Ganas! Spanyol Lumat Peru 3-1, La Roja Kirim Peringatan Keras Jelang Piala Dunia 2026
Ada tim-tim yang kehilangan bintangnya lalu goyah. Lalu ada Spanyol — tim yang kehilangan dua bintang termudanya sekaligus, tapi tetap melibas lawan dengan cara yang membuat siapapun bergidik. Itulah yang terjadi di Estadio Cuauhtémoc, Puebla, Meksiko, dini hari tadi, saat La Furia Roja menghajar Peru 3-1 dalam laga pemanasan terakhir jelang Piala Dunia 2026.
Tanpa Lamine Yamal dan Nico Williams yang masih dalam pemulihan cedera, banyak yang bertanya apakah Spanyol akan tetap setajam biasanya. Jawabannya datang dalam waktu dua menit — lewat sepakan keras Mikel Oyarzabal dari luar kotak penalti yang menghunjam pojok gawang Peru tanpa ampun. Peringatan sudah terkirim ke seluruh dunia.
📌 Info Pertandingan: Peru vs Spanyol · Uji Coba Internasional FIFA Matchday · Selasa, 9 Juni 2026 (pagi WIB) · Estadio Cuauhtémoc, Puebla, Meksiko
Rekap Gol: Dua Menit Sudah Menggila
| Menit | Pencetak Gol | Tim | Keterangan |
|---|---|---|---|
| 2' | Mikel Oyarzabal ⚽ | 🇪🇸 Spanyol | Tembakan kaki kiri dari luar kotak, umpan Pau Cubarsi |
| 32' | Pedri ⚽ | 🇪🇸 Spanyol | Sepakan kaki kiri, umpan matang Ferran Torres |
| 53' | Pedro Gallese (OG) ⚽ | 🇪🇸 Spanyol | Gol bunuh diri kiper Peru akibat umpan silang Yeremy Pino |
| 66' | Jairo Velez ⚽ | 🇵🇪 Peru | Sontekan keras dari umpan tarik Marcos Lopez |
Mesin Tengah Spanyol: Rodri, Fabian, Baena Tak Terbendung
Sejak peluit pertama ditiup, tiga nama mendominasi lini tengah Spanyol: Rodri, Fabian Ruiz, dan Alex Baena. Mereka mengalirkan bola dengan presisi yang membuat Peru tak pernah benar-benar bisa merebut penguasaan permainan. Di menit ke-2, semua kerja keras itu langsung terbayar — Oyarzabal meledak dari jarak sekitar 22 meter, bola meluncur indah ke sudut gawang.
Babak pertama belum berakhir, Pedri sudah menggandakan keunggulan. Umpan Ferran Torres menemukan sang gelandang Barcelona di posisi sempurna, dan tembakan kaki kiri Pedri bersih membelah gawang Peru. 2-0 saat turun minum — dan Peru tampak kehabisan jawaban taktis.
Babak Kedua: Rotasi, Gol Bunuh Diri, dan Gol Hiburan Peru
Pelatih Luis de la Fuente memanfaatkan babak kedua untuk merotasi skuad sekaligus menguji kedalaman tim jelang turnamen besar. Salah satu pemain pengganti, Yeremy Pino, langsung memberikan dampak. Umpan silang tajamnya memaksa kiper Peru Pedro Gallese melakukan blunder — bola malah masuk ke gawangnya sendiri. 3-0 di menit ke-53.
Peru sempat memperkecil ketinggalan di menit ke-66 melalui Jairo Velez yang memanfaatkan umpan terobosan Marcos Lopez. Skor akhir 3-1. Namun itu hanya sekadar menghibur pendukung Peru — Spanyol tetap mengontrol sisa pertandingan dengan tenang hingga peluit panjang berbunyi.
"Kemenangan ini membuktikan kedalaman skuad kami. Bahkan tanpa beberapa pemain kunci, tim ini tetap tahu cara menang. Itulah yang membuat saya bangga."
— Luis de la Fuente, Pelatih Timnas Spanyol
30 Laga Tak Terkalahkan: Angka yang Membuat Dunia Gentar
Kemenangan atas Peru bukan sekadar tiga poin uji coba. Ini memperpanjang catatan tak terkalahkan Spanyol dalam waktu normal menjadi 30 pertandingan berturut-turut — sebuah angka yang mencerminkan konsistensi luar biasa di bawah De la Fuente. Dan yang paling menakutkan bagi lawan: Lamine Yamal dan Nico Williams bahkan belum bermain.
Ketika dua bintang paling berbahaya itu kembali fit di Piala Dunia 2026, Spanyol berpotensi tampil dalam versi paling mematikan dalam sejarah sepak bola mereka. Para pesaing sudah diberi peringatan. Kini tinggal menunggu Piala Dunia benar-benar dimulai.
📌 Disclaimer: Artikel ini disusun berdasarkan data pertandingan resmi FIFA Matchday 9 Juni 2026. Semua statistik akurat per tanggal penerbitan.
💬 0 Komentar
Tulis Komentar
Artikel Terkait